Agustus 9, 2020
Fenomena Alam Halocline Terbaru

Fenomena Alam Halocline Terbaru

Fenomena Alam Halocline TerbaruFenomena Alam terjadi baru-baru ini, dimana terdapat 2 air laut yang tidak mau menyatu atau bercampur, yang terjadi di Selat Madura dan membuat warga sekitar menjadi panik karena takut terjadi bencana alam. Untuk kejadian itu juga dinamakan sebagai Halocline. Rupanya fenomena tersebut tak hanya terjadi di Selat Madura, serta banyak terjadi di berbagai tempat lainnya.

Untuk fenomena alam yang disebut Halocline ini juga pertam kali ditemukan di Selat Madura yang terjadi dekat Jembatan Suramadu. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau yang biasanya disingkat jadi BMKG, Adi Hermanto asal Surabaya ini menyatakan bahwa fenomena seperti ini sudah biasa berlangsung.

Menurut keterangan dari BMKG Surabaya itu, Halocline yang terjadi membuat dampak gradasi warna, sehingga laut seolah terbelah, gradasi warna tersebut terjadi dikarenakan terdapat salinitas dan massa jenis.

Salinitas ialah tingkat keasinan air laut, jadi disaat air dengan kadungan rendah dipertemukan dengan yang tinggi, akan terjadi fenomena alam seperti itu.

Fenomena Alam Halocline Terbaru

Seorang ahli kelautan yang berasa Universita Airlangga (Amin Alamsyah) juga beropini bahwa fenomena Halocline ini, sangat kecil kemungkinan untuk terjadi saat curah hujan sedang tinggi. Tentunya hal ini disebabkan oleh keadaan salinitas air laut dan air tawar berasal dari muara yang terkombinasi serta hasilkan perbedaan salinitas cukup fantastis.

Terdapat sebuah kemungkinan lainnya, bisa karena terdapat bahan pencemar yang terlarut. Untuk perihal lainnya sebabkan fenomena alam menarik satu ini ialah suspensi lumpur yang secara alami tercampur serta pengaruhi warna air laut.

Selain fenomena alami tersebut yang disebut Halocline yang terjadi dibeberapa tempat yang populer di dunia, seperti di Teluk Alaska, saat itu air laut  Samudera Pasifik serta Laut Bering bertemu, Kedua perairan tersebut ini tak pernah sama sekali menyatu.

Terdapat sebabnya untuk peristiwa itu, karena kedua perairan itu miliki konsentrasi garam yg terlarut didalam air, serta kepadatan air laut juga berbeda satu bersama lain.

Peristiwa sama juga terjadi pada Glass  Window Bridge, yang terdapat di Bahama, tidak secara otomatis bertemu, 2 laut tersebut yang tidak sama warna serta karakteristik itu tak bercampur. Dikarenakan terhalang oleh batu selebar 30 kaki. Fenomena Halocline ini  tergolong unik saat ditinjau dari udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *